Info Pendidikan

Dua Alternatif Pembelajaran Kemendikbud Tahun 2021

Dua Alternatif Pembelajaran Kemendikbud Tahun 2021 – Dilansir dari Tribunnewsmaker bahwa jadwal belajar dijadwal mulai Januari 2021 oleh Mendikbud Nadiem Makarim batal karena pandemi masih parah, maka para guru harus bersiap dengan 2 cara belajar alternatif berikut.

Ya, Kabar akan segera dilaksanakannya pembelajaran tatap muka di sekolah bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) di 2021 tampaknya masih belum akan dilaksanakan.

Kemendikbud lagi-lagi mengambil dua alternatif untuk melakukan pembelajaran daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ).

Adapun alternatifnya yakni para siswa kembali dihadapkan pada dua pilihan belajar lewat televisi ataupun secara daring.

Memasuki pembelajaran siswa sekolah pada semester genap tahun ajaran 2020/2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan program belajar alternatif selain tatap muka.

Program alternatif ini bertujuan mendukung pendidikan jarak jauh (PJJ) di antaranya melalui program Belajar Dari Rumah (BDR) yang akan ditayangkan di Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan juga pendidikan PAUD.

Tayangan tersebut nantinya akan di laksanakan dari bulan Januari sampai Maret 2021, dari hari Senin sampai dengan hari Jumat, pukul 08.00 sampai 11.30 WIB. Termasuk akses online di berbagai situs yang disediakan.

PJJ sendiri masih terus diterapkan meski sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang sudah diumumkan 20 November 2020 lalu.

1. Alternatif belajar lewat TVRI

Dalam SKB tersebut, pemerintah membuat penyesuaian kebijakan dengan memberikan penguatan peran pemerintah daerah/kantor wilayah (kanwil)/kantor Kementerian Agama (Kemenag) sebagai pihak yang paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan, dan kapasitas daerahnya.

Pemda dan kantor wilayah Kemenag diberikan kewenangan penuh untuk menentukan izin pembelajaran tatap muka yang berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di bulan Januari 2021.

Di sisi lain, Kemendikbud selalu mengingatkan agar tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan juga masyarakat sebagai prioritas utama.

“Kami mengingatkan kembali agar kebijakan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara berjenjang, mulai dari penentuan pemberian izin oleh pemerintah daerah/kanwil/ Kantor Kemenag, pemenuhan daftar periksa oleh satuan pendidikan, serta kesiapan menjalankan pembelajaran tatap muka,” tutur Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud, Jumeri, di Jakarta, Senin (28/12/2020).

Sementara bagi peserta didik yang mengikuti pembelajaran PJJ bisa mengakses melalui TVRI dan online.

Berikut jadwal BDR TVRI, berdarkan waktu dan sesuai jenjang:

  • Jenjang PAUD tayangan pembelajaran dimulai pukul 08.00 – 08.30 WIB.
  • Jenjang SD kelas 1 pukul 08.30 – 09.00 WIB.
  • Jenjang SD kelas 2 pukul 09.00 – 09.30 WIB.
  • Jenjang SD kelas 3 pukul 09.30 – 10.00 WIB
  • Jenjang SD kelas 4 pukul 10.00 – 10.30 WIB.
  • Jenjang SD kelas 5 pukul 10.30 – 11.00 WIB.
  • Jenjang SD kelas 6 pukul 11.00 – 11.30 WIB.

2. Alternatif belajar daring

“Tayangan untuk SD mengikuti modul pembelajaran sesuai kurikulum (darurat) dengan mengutamakan pemenuhan kompetensi literasi, numerasi, dan penguatan karakter,” terang Jumeri.

Selain pembelajaran melalui TVRI, tersedia juga tayangan pembelajaran yang bisa disaksikan di TV Edukasi dan Radio Edukasi.https://d-208628000912709203.ampproject.net/2011252111003/frame.html

Televisi dibawah naungan Kemendikbud tersebut bisa diakses melalui satelit Telkom-4 frekuensi 4125/V/5500. Jika peserta didik atau pendidik ingin mengakses TV Edukasi secara daring ataupun online maka bisa dengan mengakses laman resmi https://tve.kemdikbud.go.id.

Selain itu ada juga kanal pembelajaran lewat belajar.id. yang dapat diakses para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, termasuk melalui aplikasi Rumah Belajar.

Di dalamnya, para pendidik bisa saling berbagi pola pembelajaran yang dapat diakses melalui laman Guru Berbagi.

kemudian untuk bahan bacaan, lembar aktifitas, panduan berkegiatan bersama anak-anak dan remaja sudah disediakan pada laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id.

“Kami mengajak para pendidik, dan peserta didik serta orang tua untuk memanfaatkan kanal atau alternatif pembelajaran yang dihadirkan oleh Kemendikbud,” pesan Jumeri.

Sebelumnya, Mendikbud Memberikan Syarat Belajar Tatap Muka

  • Keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat pertama dan utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.
  • Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin.
  • Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka.
  • Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan.

“Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud.

Sementara itu, Mendikbud juga sudah menjadwal jenjang pendidikan mana dulu yang akan memulai pelaksanaan belajar secara tatap muka.

Di luar pelarangan yang berlaku di zona kuning, oranye, dan merah, tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kemampuan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dengan demikian, urutan pertama yang diperbolehkan pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas dan sederajat, tahap kedua pendidikan tingkat menengah dan sederajat, lalu tahap ketiga tingkat dasar dan sederajat.

Itupun harus dilakukan sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan.


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button